Hari minggu tanggal 14 oktober 2007 dua hari setelah lahir, Rajih mengalami hiperbilirubin atau bahasa kerennya “bayi kuning”. Tau Rajih mengidap penyakit hiperbilirubin setelah diperiksakan ke RS, dokter bilang dari hasil lab bahwa tidak ada yang luar biasa artinya hiperbilirubin tidak disebabkan oleh infeksi tapi hanya karena fungsi hati yang belum sempurna (fungsi hati bayi baru sempurna setelah bayi berumur 10 hari) serta kurang asupan ASI dari mamanya.
Untunglah Rajih segera di bawa ke dokter kalau tidak mungkin bisa terjadi hal yang lebih parah misalnya harus transfusi darah. Kadar bilirubin Rajih setelah di cek ternyata sudah mencapai 13,3 sedangkan batas normalnya tidak lebih dari 10 dan bila mencapai lebih dari 20 maka harus transfusi darah.
Alhamdulilah, setelah 2 hari di rawat di RS Rajih sudah boleh pulang (hari selasa sore, 16-okt-07) karena kadar bilirubin dalam darah sudah 7,3 (kadar bilirubin di bawah 10 boleh di rawat di rumah) .